BITUNG, Beritasulawesi.com – Aktivitas dua perusahaan pengolahan ikan yang berdampingan di Kelurahan Tanjung Merah, Kecamatan Matuari, Kota Bitung, dikeluhkan warga. Warga menyebut bau busuk menyengat dari kawasan tersebut.
Penelusuran media di lapangan, Sabtu (27/9/2026), menemukan tumpukan bahan baku ikan dalam jumlah banyak yang menimbulkan bau, berulat dan dikerumuni lalat. Kondisi pengolahan di lokasi dinilai kurang tertata.
Sorotan lain adalah dugaan belum adanya Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang memadai. Hingga penelusuran dilakukan, belum terlihat fasilitas IPAL untuk mengolah limbah sebelum dibuang.
Berdasarkan keterangan pekerja di lokasi, satu usaha disebut milik Markus yang disebut masih aktif sebagai anggota kepolisian, dan usaha lainnya milik Suparno yang disebut pensiunan polisi. Keterangan tersebut masih sebatas informasi pekerja dan belum terkonfirmasi langsung kepada pihak yang disebutkan.
Lurah Tanjung Merah Bartje Ticoalu, S.Pd., saat dikonfirmasi mengatakan akan meninjau langsung lokasi tersebut.
Upaya konfirmasi kepada Kepala DLH Kota Bitung Merianty Dumbela melalui WhatsApp hingga berita ini naik belum mendapat respons.
Warga berharap Pemkot Bitung, DLH, dan instansi terkait turun melakukan pemeriksaan menyeluruh terkait perizinan dan pengelolaan limbah, serta memberikan penjelasan terbuka agar tidak menimbulkan keresahan.
BITUNG, Beritasulawesi.com Kepedulian terhadap warga tertimpa musibah kembali ditunjukkan pengusaha asal Kota Bitung, Reynaldy Ibrahim…
BITUNG, Beritasulawesi.com Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan pengusaha asal Kota Bitung, Reynaldy yang akrab disapa…
BITUNG, Beritasulawesi.com - Kepedulian terhadap sesama ditunjukkan pengusaha Kota Bitung, Reynald yang akrab disapa Inal.…
MINUT, Beritasulawesi.com - Dalam rangka memperkuat koordinasi lintas sektor, Danramil 1310-05/Kauditan Kodim 1310/Bitung Kapten Inf…
BITUNG, Beritasulawesi.com - Suasana penuh keakraban mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional…
BITUNG, Beritasulawesi.com - Rangkaian Festival Pesona Selat Lembeh (FPSL) 2026 resmi dimulai pada Sabtu (3/10/2026)…
This website uses cookies.