Categories: Advetorial

Gubernur Yulius: Obligasi Daerah Adalah Solusi Untuk Percepatan Pembangunan

beritasulawesi.com, MANADO—Sulawesi Utara menjadi yang pertama digelarnya Sarasehan Nasional Obilagasi Daerah dari tujuh wilayah di Indonesia yang diagendakan Badan Anggaran MPR RI. Rabu (19/11/2025) di ruang C.J Rantung Kantor Gubernur Sulut, sejumlah akademisi, mahasiswa, ormas dan kepala daerah di Sulut menghadiri Sarahsehan Nasional yang secara resmi dibuka Gubernur Sulut, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus.

Orang nomor satu di bumi nyiur melambai ini sebagai keynot speaker dalam Sarahsehan Nasional itu menyampaikan bahwa Sulut tidak boleh menyerah, karena Sulut akan fokus pada peluang dan tantangan penerbitan obligasi daerah sebagai alternatif pembiayaan pembangunan.

RESMI: Gubernur Yulius bersama Wakil Gubernur resmi membuka Sarasehan Nasional yang membahas soal Obligasi Daerah.(*)

“Forum ini sangat tepat, telah mempertemukan pemerintah daerah, akademisi dan lembaga keuangan. Kehadiran saya di forum ini untuk menyampaikan data faktual kondisi pembangunan dan fiskal Sulawesi Utara. Dan sebagai pemimpin, saya harus berani menghadapi persoalan dan mengambil keputusan dalam situasi sulit,” tegasnya.

KEYNOT SPEAKER: Gubernur Yulius saat memaparkan terkait konsisi pembangunan yang sudah dilakukan dan sedang dalam program.(*)

Gunernur juga mengatakan, pemimpin tidak hanya hadir saat keadaan nyaman. Oleh karena itu saya sangat senang dengan kegiatan ini. Inisiatif Badan Anggaran MPR RI yang mendorong inovasi pembiayaan pembangunan melalui mekanisme obligasi.

SARASEHAN: Gubernur Yulius juga ikut ambil bagian membahas terkait obligasi daerah dalam sarasehan nasional.(*)

“Disini ingin saya paparkan kekuatan geografis dan demografis Sulut. Dimana, 73,25% wilayah Sulur adalah laut dengan Luas 14,5 ribu km² dan penduduk 2,6 juta jiwa. Sulut berbatasan langsung dengan Filipina dan kawasan Asia Pasifik serta diapit dua jalur strategis ALKI II dan ALKI III. Ini artinya Sukut berpeluang menjadi hub logistik dan ekonomi regional,” beber suami tercinta Anik Yulius Selvanus.

USULAN: Gubernur Yulius siap mendukung obligasi daerah sebagai alternatif pembiayaan.(*)

Lanjut Gubernur, karakter masyarakat Sulut yang toleran dan memegang nilai sitou timou tumoutou adalah modal penopang stabilitas pembangunan. Gubernur bahkan menargetkan dalam visi RPJMD 2025-2029 pertumbuhan ekonomi Sulut berada pada 7,8 hingga 8,08% di 2029 (saat ini 5,64%). Sementara peningkatan daya saing daerah dengan target indeks 7,69%.

“Kita akan fokus pada ketahanan pangan, energi serta air. Dan itu tentunya membutuhkan pembiayaan yang kuat dan berkelanjutan. Kita punya tantangan keuangan daerah saat ini. Penurunan yang sangat signifikan untuk transfer ke daerah yang tadi di 2025 sekitar Rp 14 triliun, di tahun 2026 turun menjadi Rp 11 triliun. Ini yang menepatkan Sulut pada kategori kapasitas fiskal rendah sesuai PMK No. 65 Tahun 2024,” jelasnya.

Oleh karena itu kata Gubernur Yulius, Sarasehan Nasional terkait Obligasi Daerah adalah solusinya untuk alternatif pembiayaan. Potensi tambang emas di Sulut sebagai salah satu elemen yang memperkuat keyakinan saya. Mari kita berani mengambil langkah inovatif demi percepatan pembangunan. Semoga Sarasehan Nasional ini menghasil rumusan kebijakan visioner untuk Sulut lebih maju dan sejahtera.(sal/*)

Saleh Nggiu

Share
Published by
Saleh Nggiu

Recent Posts

Kolaborasi Unsrat dan STIKes Bataraguru Soroaka Latih Mahasiswa Keperawatan Manfaatkan AI untuk Clinical Reasoning

MANADO beritasulawesi.com — Pemanfaatan generative artificial intelligence (AI) semakin berkembang dalam pendidikan keperawatan. Namun, teknologi…

3 minggu ago

Korea Tourism Organization Perkuat Kerja Sama Industri Pariwisata melalui Korea Tourism Seminar Manado 2026

Manado, 27 Agustus 2026 – Korea Tourism Organization (KTO) Jakarta kembali memperkuat promosi pariwisata Korea…

3 minggu ago

Remaja Keren: Cerdas Digital, Bebas Stunting, Unsrat Bekali Generasi Muda Sejak Prakonsepsi

MANADO beritasulawesi.com — Pencegahan stunting ternyata tidak dimulai ketika seorang ibu mengandung, tetapi jauh sebelumnya…

3 minggu ago

GTI Sulut Pertanyakan Perkembangan Kasus Penggeledahan Rumah Pengusaha JA

MANADO, beritasulawesi.com -- Ketua Garda Tipikor Indonesia (GTI) Sulawesi Utara (Sulut) Risat Sanger mempertanyakan perkembangan…

3 minggu ago

Zacharias Talumepa dan Perjuangan Otonomi Minahasa di Volksraad

MANADO. Beritasulawesi.com – Perjuangan politik Zacharias Talumepa di tengah pemerintahan kolonial Belanda tidak hanya berkaitan…

1 bulan ago

Dari Zacharias Talumepa ke Christiano Talumepa: Jejak Pengabdian Lintas Empat Generasi

MANADO, Beritasulawesi.com – Rencana Gubernur Sulawesi Utara melakukan renovasi gedung bersejarah Minahasa Raad kembali membuka…

1 bulan ago

This website uses cookies.