Gubernur Yulius: Sulut Nantinya Akan Gelar Kejuaraan Catur Nasional dan Internasional

Berita, Olahraga237 Dilihat

beritasulawesi.com, MANADO—Chess Open 2025 di Graha Gubernuran, Selasa–Rabu (9–10 Desember 2025 resmi dibuka Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus. Turnamen ini juga menjadi ajang catur beregu terbesar di kawasan Indonesia Timur yang diikuti 65 tim dari 15 kabupaten/kota se-Sulawesi Utara.

Diketahui, Sulut Chess Open 2025 ini memperebutkan total hadiah sebesar Rp123 juta, dan menjadikannya salah satu turnamen catur daerah dengan hadiah tertinggi. Event tersebut juga telah memaksimalkan sisa anggaran catur Dispora Sulut tahun 2025 agar tidak tersisa dan dapat dimanfaatkan secara optimal.

Sementara Gubernur Yulius menegaskan bahwa penggunaan anggaran publik harus efektif, tepat sasaran, dan tidak terbuang sia-sia menjelang akhir tahun anggaran. Gubernur juga mengatakan bahwa turnamen tersebut sebagai langkah awal membangun ekosistem catur Sulawesi Utara yang berkelanjutan.

Gubernur Yulius yang juga Wakil Ketua PB Percasi Pusat menekankan pentingnya realisasi Sekolah Catur Junior sebagai program pembinaan atlet usia dini di Sulut. Gubernur menargetkan sekolah Catur Junior sudah mulai berjalan Januari 2026, dengan proses pendaftaran atlet dilakukan sejak awal tahun.

Gubernur juga mengatakan telah berhasil mengirim tiga atlet catur junior Sulut untuk mengikuti pelatihan jangka panjang selama dua tahun di Sekolah Catur SCBF Serang. Salah satu atlet binaan tersebut berhasil meraih medali emas pada kejuaraan di Mamuju, sebagai bukti efektivitas pembinaan berjenjang.

Gubernur juga mengajak seluruh unsur Percasi, atlet senior, dan pemerhati catur untuk aktif terlibat dalam regenerasi atlet. Kata Gubernur Yulius, prestasi olahraga harus dibangun melalui sistem pembinaan kolektif, bukan bergantung pada individu tertentu.

Menariknya juga, Gubernur memastikan Pemerintah Provinsi Sulut merencanakan menggekar kejuaraan catur dan panahan tingkat nasional hingga internasional. Langkah strategis ini diharapkan mampu meningkatkan prestasi atlet daerah, mendorong sport tourism, serta memperkuat citra Sulawesi Utara sebagai tuan rumah event olahraga prestisius.(sal/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *