Manado, beritasulawesi.com – Putra daerah Sulawesi Utara, Izak Pangemanan, merupakan salah satu perwira tinggi TNI Angkatan Darat yang memiliki rekam jejak panjang di dunia militer.
Lulusan Akademi Militer tahun 1990 ini saat ini mengemban amanah sebagai Wakil Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan, dan Latihan TNI Angkatan Darat (Wadan Kodiklatad).
Jenderal bintang dua kelahiran Manado, 6 Maret 1969, tersebut resmi dipercaya menduduki jabatan Wadan Kodiklatad setelah mutasi yang ditetapkan melalui Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/851/VII/2024 tertanggal 24 Juli 2024.
Dalam mutasi itu, ia menggantikan Kunto Arief Wibowo yang mendapat penugasan baru sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi Setjen Wantannas. Sebelum menjabat Wadan Kodiklatad, Izak memimpin Kodam XVII/Cenderawasih sebagai Pangdam.
Karier militer Izak Pangemanan banyak ditempa di lingkungan Komando Pasukan Khusus. Setelah menyelesaikan pendidikan di Akmil, ia mengikuti berbagai pendidikan lanjutan, mulai dari Sussarcab Hub, Sussarcab Infanteri, Selapa, Seskoad, Sesko TNI hingga pendidikan di Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia. Ia juga mengikuti sejumlah pendidikan kejuruan, seperti Dik Komando, Dik Para Dasar, Sandi Yudha, Free Fall, Bahasa Inggris dan Gumil.
Selama berdinas, Izak mengemban berbagai jabatan strategis, mulai dari perwira di Korps Perhubungan hingga bergabung dengan Kopassus. Ia pernah menjabat Komandan Batalyon 32 Grup 3 Kopassus, Komandan Grup 3/Sandhi Yudha Kopassus, Danrindam XVII/Cenderawasih, Danrem 172/Praja Wira Yudha, Kasdam II/Sriwijaya, Kaskogabwilhan III, dan Pangdam XVII/Cenderawasih sebelum dipercaya menjadi Wadan Kodiklatad.
Dengan pengalaman panjang di bidang operasi, pendidikan, dan kepemimpinan, Mayjen TNI Izak Pangemanan dinilai memiliki kapasitas untuk memperkuat pembinaan doktrin, pendidikan, dan latihan prajurit TNI AD. Penugasannya sebagai Wadan Kodiklatad menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan kariernya sekaligus menjadi kebanggaan bagi masyarakat Sulawesi Utara. (Red)





