beritasulawesi, MANADO—Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus SE bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam rangka memperingati HUT ke-61 Provinsi Sulawesi Utara bertempat di Halaman Kantor Gubernur, Selasa (22/09/2025). Menariknya, Gubernur Yulius Selvanus tanpa gagah mengenakan pakaian adat Bolaang Mongondow didampingi Ketua TP PKK Sulut, Ibu Anik Yulius Selvanus yang juga bergaun adat Bolmong.
Sementara Wakil Gubernur Dr Victor Mailangkay SH MH tampil menggunakan pakaian adat Minahasa. Begitupun para pejabat teras Pemprov dan Forkopimda Sulut juga mengenakan pakaian adat, serta Bupati dan Walikota se-Sulawesi Utara berpakaian adat asal daerah masing-masing.
Dalam sambutannya, Gubernur Yulius menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-61 Provinsi Sulawesi Utara bukan hanya sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum penting untuk memperkuat kembali jati diri masyarakat Sulut yang diwarisi semangat persatuan dan kebersamaan. “HUT ke-61 Provinsi Sulut ini sangat spesial, karena merupakan peringatan pertama dibawah kepemimpinan saya bersama Bapak Wakil Gubernur. Amanah besar ini akan kami jalankan dengan penuh tanggung jawab untuk membawa Sulawesi Utara lebih baik, lebih maju, sejahtera, dan berkelanjutan,” kata Gubernur Yulius.
Adapun tema HUT tahun ini yakni ‘Menuju Sulawesi Utara Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan’, yang menjadi arah pembangunan Daerah ke depan. “Visi tersebut ditopang oleh 8 Misi (Asta Cita) Pembangunan, 17 Program Unggulan, serta 45 Kegiatan Strategis yang ditargetkan memberi dampak nyata bagi masyarakat. Perlu diketahui, sejumlah capaian pembangunan daerah. Pertumbuhan ekonomi Sulut pada Triwulan II tahun 2025 tercatat mencapai 5,64% year on year, sementara angka kemiskinan terus menunjukkan tren penurunan,” beber Gubernur Yulius.
Lanjutnya, pembangunan infrastruktur berkelanjutan, penguatan sektor pariwisata sebagai motor ekonomi, serta terjaganya kerukunan antar umat beragama menjadi bukti keberhasilan pemerintah daerah. “Beberapa Kota di Sulut kembali menempati peringkat atas sebagai kota paling toleran di Indonesia, ini menegaskan bahwa citra Sulut sebagai daerah yang rukun dan harmonis,” pungkas orang nomor satu di bumi nyiur melambai ini.(sal/*)





