Ini Pesan Duka Gubernur Yulius Atas Peristiwa Kebakaran di Panti Werda Ranomut

Berita261 Dilihat

beritasulawesi.com, MANADO—Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yuluis Selvanus menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah kebakaran yang terjadi di Panti Werda Ranomuut, Kota Manado, dari Pemerintah Provinsi dan masyarakat Sulut. Peristiwa kebakaran di Panti Jompo tersebut mengakibatkan jatuhnya korban jiwa.

Juru Bicara Gubernur Sulut, Denny Mangalah mengatakan bahwa Pemprov Sulut turut prihatin atas tragedi itu dan telah menugaskan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Utara untuk segera turun tangan melakukan langkah-langkah penanganan awal di lokasi kejadian.

Lanjut Mangala, atas petunjuk Pak Gubernur Yulius, penugasan tersebut meliputi upaya meringankan beban keluarga korban, baik melalui pendampingan, bantuan logistik, maupun koordinasi lintas sektor dengan pemerintah kota dan instansi terkait agar penanganan pascakejadian dapat berjalan cepat dan tepat sasaran.

Selain itu kata Mangala yang juga Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sulut ini juga telah menginstruksikan agar dilakukan koordinasi intensif dengan pihak rumah sakit guna memastikan korban yang mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan medis mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal hingga kondisi mereka benar-benar pulih.

Mangalah menambahkan, Pak Gubernur Yulius telah menugaskan tim khusus untuk melakukan pendataan serta mengidentifikasi berbagai kebutuhan mendesak yang sangat diperlukan oleh para korban dan pengelola panti, sebagai dasar penyaluran bantuan lanjutan sesuai kondisi di lapangan.

Bahkan Pak Gubernur Yulius mengajak seluruh masyarakat Sulawesi Utara untuk turut mendoakan para korban yang telah meninggal dunia agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta mendoakan keluarga yang ditinggalkan agar diberikan kekuatan, ketabahan, dan penghiburan yang sejati.

Gubernur juga berharap dukungan doa dari seluruh masyarakat agar para korban yang saat ini masih dirawat di rumah sakit dapat segera memperoleh kesembuhan dan pemulihan, sehingga dapat kembali menjalani kehidupan secara normal bersama keluarga dan lingkungan sekitarnya.(sal/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *