Gubernur YSK Beber Sumber Daya Alam Sulut di Talk Show Nasional DJPK

Berita483 Dilihat

 

JAKARTA, beritasulawesi.com—Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE (YSK) hadir sebagai narasumber utama dalam acara Talk Show Nasional bertajuk SINERGI yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK), Kementerian Keuangan Republik Indonesia, berlangsung di Aula Nagara Dana Rakca, Gedung DJPK, Jakarta Selasa, (27/05/2025).

Gubernur pada kesempatan itu mengatakan bahwa Sulawesi Utara memiliki potensi sumber daya alam yang sangat besar yang belum sepenuhnya dimanfaatkan secara optimal. “Posisi strategis provinsi ini sebagai pintu gerbang Pasifik, ditambah dengan kekayaan sektor pertanian, perikanan, kelautan, dan pertambangan, menjadikan Sulawesi Utara sebagai salah satu daerah dengan peluang investasi dan pembangunan infrastruktur yang sangat menjanjikan,” terangnya.

Gubernur menambahkan bahwa kebutuhan pembangunan infrastruktur pelayanan publik di daerah semakin besar dan tidak dapat seluruhnya ditopang oleh kapasitas fiskal konvensional. “Skema creative financing seperti KPBU dan pinjaman daerah sangat bermanfaat bagi Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam menyediakan infrastruktur pelayanan publik yang dibutuhkan masyarakat. Dengan dukungan regulasi yang memadai dan kelembagaan yang solid, kita dapat mengakselerasi pembangunan tanpa sepenuhnya bergantung pada APBD,” tegasnya.

Gubernur juga menyampaikan komitmen kuat untuk melanjutkan program-program kerja yang telah diletakkan secara strategis oleh Gubernur pendahulu melalui creative financing pinjaman dari PT SMI, yang terbukti memberikan hasil nyata dan positif bagi masyarakat Sulut. “Saya melihat bahwa pendekatan pembiayaan kreatif yang telah diterapkan oleh Gubernur pendahulu ternyata tepat dan visioner. Strategi pinjaman tersebut telah memungkinkan terbangunnya infrastruktur pelayanan publik secara lebih cepat dan merata tanpa membebani APBD secara berlebihan,” jelasnya.

Gubernur mengaku kepemimpinannya akan melanjutkan arah pembangunan tersebut secara konsisten dan adaptif, termasuk melalui pemanfaatan skema pembiayaan alternatif seperti KPBU dan pinjaman daerah. “Potensi proyek di Sulawesi Utara saat ini sedang dikaji melalui skema pembiayaan inovatif. Seperti pembangunan pengembangan kawasan pariwisata prioritas, transportasi dan konektivitas antar wilayah, pertambangan, energi dan ketenagalistrikan, serta infrastruktur dasar pendukung kawasan industri.

Lanjutnya, kedepan Sulawesi Utara berkomitmen untuk terus mengembangkan portofolio proyek-proyek yang layak dibiayai melalui skema KPBU dan pinjaman daerah yang berorientasi pada pelayanan publik dan pertumbuhan ekonomi daerahuntuk mewujudkan visi Menuju Sulawesi Utara Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan. “Olehnya pentingnya sinergi antar-level pemerintahan dan kesiapan tata kelola proyek untuk memastikan keberhasilan pelaksanaan KPBU,” harap Gubernur.

Diketahui kegiatan ini turut dihadiri Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan, Bappenas, PT PII, PT SMI, dan sejumlah Kepala Daerah serta pejabat daerah dari seluruh Indonesia baik secara luring maupun daring. Sementara Gubernur YSK didampingi Asisten Administrasi Umum Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Dr. Fransiscus E. Manumpil, MEnv, Mgmt.(sal/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *