Kunjungi Keuskupan Manado, Gubernur Yulius Ajak Umat Katolik Sukseskan Natal Nasional 2025 di Sulut

Berita312 Dilihat

beritasulawesi.com, MANADO—Kerinduan terdalam dirasakan Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus yang diakuinya awal bertemu dengan Uskup Keusukupan Manado, Mgr Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC. Kerinduan itu pun terobati, Rabu (29/10/2025) mengujungi langsung dan bersilaturahmi ke Keuskupan Manado bertemu Uskup Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu, MSC.

Gubernur Yulius mengaku bahwa perjumpaan pertamannya dengan Uskup Rolly Untu sebelum menjabat sebagai Kepala Daerah. “Ini kali kedua saya duduk di kursi ini bersama Bapa Uskup. Pertama kali waktu saya mencalonkan diri sebagai gubernur. Rasanya seperti pulang ke rumah,” ucap Gubernur.

Gubernur juga menyampaikan bahwa pemerintah saat ini mendengar semua masukan dari masyarakat. “Namun bagitu, tidak semua masalah bisa diselesaikan. Setiap langkah butuh proses dan perencanaan yang tertib. Tapi kami bekerja dengan komitmen dan hati,” terang orang nomor satu di bumi nyiur melambai ini.

Gubernur Yulius menyampaikan komitmennya untuk mendukung penuh pelaksanaan Pesparani dan kegiatan Gereja lainnya. “Selama tidak ada agenda mendesak yang bersamaan, saya pasti hadir. Pemerintah siap membantu, karena kegiatan seperti ini membangun nilai-nilai persaudaraan dan memperkuat kebersamaan antarumat,” kata Gubernur.

Gubernur juga meminta dukungan umat Katolik dalam menyukseskan Perayaan Natal Nasional yang tahun ini akan digelar di Sulawesi Utara. “Mari bersama-sama menjadikan Natal Nasional nanti sebagai momentum memperkuat persatuan dan meneguhkan semangat toleransi di Bumi Nyiur Melambai,” ujarnya.

Sementara Uskup Rolly Untu mengapresiasi kunjungan Gubernur Sulut sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap Gereja Katolik dan masyarakat luas. “Kami berterima kasih atas kehadiran Bapak Gubernur. Ini menunjukkan perhatian dan kedekatan pemerintah dengan Gereja. Dukungan yang telah diberikan selama ini sangat berarti, terutama dalam kegiatan Gereja Katolik di wilayah Sulut,” puji Uskup Rolly.

Uskup Rolly menambahkan bahwa Gereja dan pemerintah memiliki tanggung jawab moral yang sama untuk membangun manusia dan masyarakat yang lebih baik. “Gereja harus berjalan berdampingan dengan pemerintah, dan sebaliknya. Dua hal ini tidak dapat dipisahkan, karena keduanya bekerja untuk kebaikan bersama. Wilayah Keuskupan Manado sangat luas, sehingga kami tentu membutuhkan dukungan pemerintah di berbagai bidang,” terangnya.(sal/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *