Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, BPKP dan DLHD Sulut Tanam Ribuan Bibit Mangrove di Pesisir Manado

Berita, Manado, Sulut313 Dilihat

MANADO, beritasulawesi.com — Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sulawesi Utara bersama Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD) Provinsi Sulawesi Utara menggelar kegiatan penanaman ribuan bibit mangrove di kawasan pesisir Grand Luley Hotel Manado, Jumat (29/5/2026).
Kegiatan tersebut merupakan rangkaian pra-peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diperingati setiap 5 Juni, sekaligus dalam rangka Hari Ulang Tahun BPKP Perwakilan Sulawesi Utara.
Mewakili Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, Kepala DLHD Provinsi Sulut Weldie Ruddy Poli, SP, MAP didampingi Kepala Perwakilan BPKP Sulut Heru Setiawan memimpin langsung kegiatan penanaman mangrove tersebut.
Dalam sambutan Gubernur Sulut yang dibacakan Kadis DLHD, ditegaskan bahwa Sulawesi Utara sebagai provinsi kepulauan memiliki garis pantai yang panjang dan potensi ekosistem mangrove yang sangat besar. Namun, ekosistem tersebut saat ini menghadapi berbagai ancaman, seperti alih fungsi lahan, penebangan liar, serta pencemaran lingkungan.
“Mangrove memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir, melindungi wilayah pantai dari abrasi, menyediakan habitat bagi berbagai jenis biota, serta menjadi penyerap karbon yang sangat efektif dalam upaya mitigasi perubahan iklim,” ujar Gubernur dalam sambutannya.
Ia juga menyoroti Program Restorasi Mangrove yang menjadi salah satu fokus utama dalam Rencana Kerja Nasional Tahun 2025. Program tersebut menargetkan rehabilitasi mangrove seluas ribuan hektare, pengembangan pembibitan, serta edukasi dan pemberdayaan masyarakat pesisir.
Sejalan dengan tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, “Inspired By Nature. For Climate. For Our Future” atau “Terinspirasi Oleh Alam. Untuk Iklim. Untuk Masa Depan Kita”, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat komitmen dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.
Mengakhiri sambutannya, Gubernur menyampaikan pantun ajakan menjaga lingkungan.
“Pagi hari pergi berlayar,
Singgah sebentar di muara sungai.
Tanam mangrove dengan sadar,
Bumi lestari, hidup pun damai.”
Sementara itu, Ketua Panitia Hari Lingkungan Hidup Sedunia Sulawesi Utara, Danzo Ayhuan, mengatakan kegiatan tersebut turut dihadiri pimpinan Grand Luley Hotel, perwakilan Balai Taman Nasional Bunaken, komunitas lingkungan, serta seluruh pegawai DLHD Provinsi Sulawesi Utara.
Kegiatan penanaman mangrove ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga ekosistem pesisir demi keberlanjutan lingkungan dan masa depan generasi mendatang. (HM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *