Sulut dan Jatim Pererat Konektivitas Ekonomi, Dorong Perdagangan dan Investasi Antar Daerah

Berita, Manado, Sulut305 Dilihat

Manado, beritasulawesi.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim) menggelar kegiatan Misi Dagang dan Investasi sebagai upaya memperkuat konektivitas ekonomi, memperluas akses pasar, serta meningkatkan kerja sama perdagangan dan investasi antar daerah.

Kegiatan tersebut berlangsung di Ballroom Four Points by Sheraton Manado, Kamis (4/6/2026).

Kegiatan yang diikuti ratusan pelaku usaha dari kedua provinsi ini dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Utara Victor J. Mailangkay dan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak. Turut hadir perwakilan Kamar Dagang dan Industri Indonesia, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dari kedua provinsi.

Dalam sambutannya mewakili Gubernur Sulawesi Utara, Victor Mailangkay menegaskan bahwa misi dagang dan investasi merupakan agenda strategis untuk memperkuat jejaring ekonomi antar daerah, membuka peluang kerja sama yang lebih luas, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

“Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperluas peluang kerja sama bisnis, meningkatkan nilai transaksi perdagangan, serta mendorong investasi yang saling menguntungkan antara Jawa Timur dan Sulawesi Utara,” ujar Mailangkay.

Menurutnya, sinergi yang terjalin melalui kegiatan tersebut diharapkan mampu menciptakan konektivitas ekonomi yang semakin kuat, memperluas akses pasar bagi pelaku usaha, serta mendukung pemerataan pembangunan di kedua daerah.

Mailangkay juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran rombongan Pemerintah Provinsi Jawa Timur di Sulawesi Utara. Ia berharap hubungan kerja sama yang telah terjalin selama ini dapat semakin erat, baik dalam bidang pemerintahan maupun ekonomi.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan masyarakat Bumi Nyiur Melambai, kami mengucapkan selamat datang kepada Wakil Gubernur Jawa Timur beserta seluruh rombongan.

Semoga kunjungan ini semakin memperkuat hubungan persaudaraan, kerja sama pemerintahan, dan hubungan ekonomi yang telah terjalin dengan baik,” katanya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak mengungkapkan bahwa kerja sama misi dagang dan investasi antara Jawa Timur dan Sulawesi Utara telah berlangsung selama empat tahun berturut-turut sejak 2022.

Ia menegaskan bahwa Sulawesi Utara tidak hanya menjadi tujuan pemasaran produk dari Jawa Timur, tetapi juga merupakan mitra strategis yang memiliki berbagai potensi unggulan untuk dipasarkan ke Jawa Timur.

“Sulawesi Utara tidak hanya menjadi pasar bagi Jawa Timur, tetapi kami juga datang untuk membeli produk-produk dari daerah ini,” ujar Emil.

Emil menambahkan, hasil awal kegiatan tersebut menunjukkan capaian yang menggembirakan. Nilai transaksi yang ditandatangani pada pelaksanaan misi dagang kali ini telah melampaui angka Rp100 miliar.

“Ini adalah langkah awal yang luar biasa. Dari transaksi yang ditandatangani hari ini saja nilainya sudah lebih dari Rp100 miliar,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, kedua pemerintah provinsi berharap dapat terus memperkuat hubungan perdagangan dan investasi, menciptakan peluang usaha baru, serta memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Jawa Timur maupun Sulawesi Utara. (HM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *